Showing posts with label Puisi. Show all posts

Wajah misteri  

Posted by minz_tondekan in

Diruang kamar ini F tiga satu tiga
Ku renung dalam-dalam wajahnya
Terpancar perasaan sunyi dan sepi
Rasa simpati ku terusik dek wajahnya
Ingin sekali aku menyapa dirinya
Ingin sekali aku mengenali dirinya
Dan…ingin sekali aku menemani dirinya

Tapi…jodohkah antara aku dan dia
Walau sebumbung duduk bersama
Tegur sapa masih mendiamkan diri
Takkan ku biarkan terus bergini
Jiwa ramah “senior” memberontak untuk dikenali
Siapakah dia gerangan “roommate misteri”

Senyuman manis ku ukir dibibir
Dibalas dek kelatnya bibir si “roommate misteri”
Salamku hulur disambut wajah terpaksa
Kata-kata beribu patah dibalas endah tak endah
Sakitnya jiwa…sakitnya kepala
Memikirkan “roommate” yang aneh sikapnya

Masa pantas berlalu pergi
Ku teruskan perjuangan mengenali hati dan budi
Akhirnya kini baru ku mengerti
Sikapnya senyap dan suka menyepi
Bertegur sapa enggan dipeduli
Beramah mesra jauh sekali
Kini aku dipinggirkan sudah
Dipinggirkan dek “roommate misteri…”


By : GERHANA BULAN

Sejarah silamku  

Posted by minz_tondekan in

Titisan manik hujan itu
Sedikit-sedikit menyingkap sejarah silamku
Sejarah silam yang penuh onak duri
Menyucuk dam melukai perasaan ini
Hinggakan racun bisanya
Masih terkesan hingga kini

Pedih yang ku rasa dek duri sejarah silamku
Membuatkan diri ini mengenal erti putus asa
Mencampakkan diri ini jauh dari erti kesabaran
Keluhan hampa menjadi zikir harian
Menjadikan diri ini lemah tak berdaya
Dalam meneruskan kehidupan yang berpanjangan

Diri ini masih dibungkus sejarah silamku
Terkurung dalam gelap kehampaan
Terikat dek tali-tali kebencian
Hinggakan diri ini kaku dalam ketakutan
Ketakutan terpanah dek sejarah silamku yang menggerunkan

Apakah masih tidak ada cahaya ketenangan??
Cahaya ketenangan yang menerangi hampa kegelapan
Apakah masih tiada gunting kemesraan??
Agar terputusnya tali kebenciaan
Apakah masih tiada kenangan terindah??
Yang tersisa bagi kekuatan dalam ketakutan

Aku masih di ruang kamar sejarah silamku
Bertemankan malam sepi dan sunyi
Diri ini setia mencari penolong sejati
Untuk mengunci sejarah silamku
Namun…aku masih tetap terus menanti
Biarpun malam semakin gelap
Dan…aku tetap terus dibayangi “sejarah hitamku”
Sejarah silam yang menakutkan kalbuku.


By : GERHANA BULAN

Persahabatan yang agung  

Posted by minz_tondekan in

(Dedikasi untuk dirimu sahabat)

Empat serangkai antara kita
Akankah bisa terungkai jua akhirnya
Andai usia dijamah masa
Andai masa berlalu hiba
Entah apa yang menyatukan kita??
Hingga terpaut erat
Terurai berganti semula
Empat serangkai antara kita
Angin bertiup berlagu bersama
Senda menyatu, berpadu gembira
Hingga ada yang berkata
“pastikah hidup dan mati bersama??”
Empat serangkai antara kita
Akankah kita bisa bersama
Menyatu kata membina setia
Walau terluka…walau sengsara
Pastikan esok tetap bahagia bersama
…dulu, kini, dan selamanya….


By : GERHANA BULAN

Aku….si pencari  

Posted by minz_tondekan in

Di ruang kamar sempit ini
Bertemankan malam sunyi sepi
Ku cuba tenangkan hati dan kenali diri
Namun…masih tak terungkap penyelesaian
Biarpun malam semakin lewat
Aku masih di sini…masih mencari
Merungkai kemelut diri dalam kehidupan
Adakah senyuman bererti kegembiraan??
Atau…tangisan bererti kedukaan??
Oh Tuhan…aku masih tak berdaya dalam mencari
Jawapan pasti tentang kehidupan ini


By : GERHANA BULAN

Gara- gara cinta  

Posted by minz_tondekan in

cinta itu umpama mutiara
biarpun bumi serta isinya digadaikan
nilainya tidak mampu dibeli
bila diri terjatuh dalam cengkamannya
tiada lautan api tidak bisa direnangi
tiada gunung tidak bisa didaki
tiada jurang tidak bisa direntangi
tiada jarak tidak bisa dilalui
dan tiada apa tidak bisa dilakukan
semuanya gara- gara cinta.

cinta itu buta
ia buta kepada warna kulit
ia buta kepada darjat kedudukan
ia buta kepada paras rupa
ia buta kepada perbezaan jarak
dan ia buta kepada bermacam halangan di hadapannya
semuanya gara- gara cinta.

semasa dalam cengkaman cinta
hidup ini terasa dalam alam kayangan
menikmati nikmat yang tidak mampu terucap
membawa kepada perubahan diri yang ketara
tidur menjadi tak lena
mandi menjadi tak basah
makan pun menjadi tak lalu
bila mana orang yang dicinta tiada dihadapan.

apabila terputusnya sebuah ikatan cinta
tiada kesakitan yang bisa menandinginya
tiada kekecewaan yang bisa digambarkan
diri yang dulunya gagah bak laksamana
kini menjadi hulubalang pengecut
diri yang dulunya segak bergaya
kini berkeadaan terumbang- ambing
semuanya gara- gara cinta.

cinta
cinta itu merupakan satu anugerah
anugerah yang tidak terhingga dari Tuhan Yang Maha Esa
yang tiada seorang hambapun tidak merasainya
yang akan mengajar manusia erti kehidupan
yang akan memastikan kesinambungan
kaum manusia di muka bumi ini
dan juga sekalian makhlukNya.

by: abdullah bin laba'ah

Sedarkah engkau wahai mahasiswa  

Posted by minz_tondekan in

mahasiswa
apakah mahasiswa itu?
siapakah mahasiswa itu?
apakah asas perjuangan mahasiswa itu?
cerminkanlah dirimu wahai orang muda
adakah diri ini tergolong dalam golongan mahasiswa?
adakah diri ini sedar, diri ini seorang mahasiswa?
kerana, menerjahnya langkahan kakimu masuk ke menara gading
melabelkan kamu sebagai seorang mahasiswa
biarpun cermin sebesar dinding rumah
kalau ia masih lagi tidak menyedarkan diri
apalah nasib empunya badan
diri ini bolehlah diibaratkan sampah di laluan orang ramai
dipijak, ditendang, dihaprak tidak berguna
oleh itu, sedarlah engkau mahasiswa
akan tanggungjawabmu kepada bangsamu.

mahasiswaku
berdirinya engkau di menara gading ini
bukan hanya untuk bersuka- suka
dan bukan juga untuk mengisi masa kosongmu
tetapi adalah untuk satu perjuangan
engkau merupakan pejuang masyarakat
umpama mujahidin barisan hadapan di medan perang
yang akan mempertahankan kedaulatan negara ini
yang akan memajukan tanah tandus ini
dan yang akan membangunkan bangsamu
seiringan dengan kemajuan bangsa- bangsa lain
di bumi yang berkepelbagaian bangsa ini.

mahasiswaku
engkau diibaratkan tembok
yang akan menghalang tanah ini dari dicerobohi
engkau diibaratkan tiang
runtuhnya engkau runtuhlah masyarakatmu
engkau juga diibaratkan kepala kereta api
yang akan membawa masyarakatmu maju kehadapan
sedarkah engkau wahai mahasiswa
akan senjata merbahayamu
senjata yang kini engkau masih sia- siakan
senjata yang masih lagi belum engkau gunakan
senjata yang masih lagi engkau simpan
itulah pemikiranmu
tidakkah engkau sedar wahai mahasiswa
engkau sebenarnya memiliki pemikiran yang tajam bak mata pedang
inilah dia senjatamu yang bisa membangunkan bangsamu
inilah dia senjatamu yang bisa mempertahankan tanah ini
engkau menghormati orang tuamu seolah- olah mereka pelindungmu
padahal mereka sebenarnya tidak berupayah langsung
bahkan mereka hanya mampu berdiri dibelakangmu untuk perlindungan
maka, sedarlah wahai mahasiswaku
akan tanggungjawabmu kepada kami semua.
engkau perwira, engkaulah harapan, engkaulah emas.

by: abdullah bin laba'ah

PENJAJAH BANGSAT...!!!  

Posted by minz_tondekan in

Heii.. penjajah bangsat!!!
Kehadiran kalian tak kami undang
Membenarkan kaki-kaki kezaliman
Berpijak di bumi mulia ini tak kami izinkan
Kekejaman yang pernah kalian bawa di negeri asing
Mengajar kami erti kemerdekaan
Mendidik kami erti kebebasan
Memaksa kami pertahankan tanah air yang kami dirikan

Cis... penjajah bangsat!!!
Nyahkan diri kalian daripada bumi mulia ini
Hapuskan nafsu kotor kalian bagi menghancurkan bangsa kami
Jauhkan ideologi kafir kalian dalam menghancurkan ajaran kami
Semua pasti kami tentang dengan kudrat bangsa
Demi pertahankan maruah agama juga negara

Heii... penjajah bangsat!!!
Kami bisa menentang kalian
Walau hanya sebilah keris ditangan
Semangat perjuangan takkan kami undurkan

Allahuakhbar... sentiasa kami laungkan
Perisai batin sejak berzaman
Takkan gentar bom dilempar kalian
Takkan gusar meriam buatan kalian
Takkan pengecut dek peluru tak bertuan
Akan kami lawan... akan kami pertahankan
Tanah sekangkang kera akan kami lindungkan
Daripada tsunami kezaliman yang kalian agung-agungkan



By : Gerhana Bulan

BEBASKAH ENGKAU..???  

Posted by minz_tondekan in

Ku renung awan putih itu
Perlahan-lahan bergerak arah utara
Dan “bebas” membentuk pelbagai rupa
Ku lihat semut merah itu di jendela
Perlahan-lahan membawa gula ke sarangnya
Dan “bebas” bertegur sapa dengan rakannya
Ku dengar kicauan burung di luar jendela
“bebas” menyanyi penghibur dunia
Adakah “bebasnya” mereka bererti merdeka???

Engkau tidak tahu yang awan putih bisa mendung
Engkau jua tidak tahu awan itu bisa menurunkan hujan
Engkau tidakkan menyangka semut merah itu akan mati
Mati dek manisnya sebutir gula
Mati dek disembur racun serangga
Engkau tidak sekali-kali mengerti hilangnya penghibur dunia
Terperangkap di dalam sangkar buatan manusia
Adakah itu merdeka namanya???

Sudah cukupkan hanya engkau berkata “aku sudah merdeka”
Sudah cukupkah engkau percaya “negara sudah merdeka”
Sedangkan engkau tidak pernah peduli
Bahkan... engkau tidak mengerti kebebasan dalam diri
Engkau biarkan dirimu hanyut dek ombak tsunami
Hingga engkau lemas dalam kehancuran duniawi
Bebaskah engkau kini...???



By : Gerhana Bulan

INSAN SOLEH  

Posted by minz_tondekan in

(khas buat dirimu sahabat)

Nur illahi yang terpancar di wajahnya
Membuatku terfikir akan keagungan illahi
Betapa indahnya ciptaan Tuhan
Betapa mulianya kurniaan Tuhan
Membuatku tersenyum kekaguman

Dialah insan soleh yang berpijak di bumi Allah ini
Dengan penuh tawadhuk dan merendah diri
Hidup dengan penuh ketaatan pada illahi
Menegakkan syariat dan hukum rabbul-izzati

Lahirnya seorang insan soleh
Menjadi cahaya penerang dalam kegelapan
Pendorong umat hidup penuh keamanan
Menjadi contoh rakan dan taulan
Penyejuk mata bagi yang memandang

Nah... dialah insan soleh
Berjuang terus menegakkan panji-panji Nur illahi
Berjuang terus menegakkan kalam-kalam illahi
Berjuang terus mempertahankan syahadat sejati

Wahai insan soleh
Lahirmu disambut dengan takbir illahi
Kedatanganmu ku sambut dengan keikhlasan di hati
Izinkan aku menjadi peneman sejati
Agar engkau tidak disakiti dan dibenci...


P/S penulis :
sajak ini ku tulis semenjak tahun pertama (sem 1) di Universiti Malaya.
tujuannya adalah untuk mengagungkan ciptaan Tuhan dan berasa bersyukur
kerana mempunyai teman-teman yang sangat baik dan menceriakan sepanjang
aku belajar di UM. Ya, “lidah mana tak tergigit, bumi mana tak ditimpa hujan”
itu semua lumrah dalam pergaulan. Yang pasti dalam menjalinkan persahabatan
haruslah taaruf, tafahum & takaful iaitu saling mengenali, saling memahami dan saling membantu..


By : Gerhana Bulan

AKU... DITINGGALKAN KEKASIH PUJAAN  

Posted by minz_tondekan in

Aku ada hati... aku juga ada perasaan...
Aku ada keikhlasan... aku juga ada kejujuran...
Namun, aku tetap punya kelemahan
Hal yang bersangkutan dengan fizikal luaran
Kerana itu aku telah ditinggalkan
Dan aku tidak lagi berpacaran
Apa lagi yang bisa aku lakukan..???

Oh Tuhan... tunjukkan aku jalan
Agar aku dapat terus bertahan
Bertahan dengan asmara kerinduan
Kerinduan yang amat mengasyikkan
Kerinduan yang amat memeritkan
Kerinduan yang menjerut akal fikiran
Hingga bertemu jalan kebuntuan
Jalan kebuntuan yang menghancurkan masa depan

Oh kalbuku... dimanakah ubat penawar bisa untuk ditelan
Setelah engkau dilukai bisa kerinduan
Setelah engkau ditikami belati kebencian
Tidak ada insan yang mampu bertahan
Setelah ditinggalkan kekasih pujaan



“Berlari-lari ombak membasahi kaki,
Membasahi kaki anak nelayan,
Aku belajar berbesar hati
Setelah ditinggalkan kekasih pujaan”




By : Gerhana Bulan

Sekeping Tikar Tua  

Posted by minz_tondekan in

Tikar tua itu terdampar sendirian
Menanti sesuatu yang tak pasti
Seperti pungguk merindukan bulan
Seperti kemarau menantikan hujan
seperti kelam menantikan sinar

Tikar tua itu termenung sendirian
Dalam kegelapan dan kedinginan malam
Menghitung detik yang semakin berlalu
Menangisi masa yang tertinggal pergi
Menyesali waktu yang tidak mungkin kembali

Ibarat kata pepatah
Habis madu sepah dibuang
Sudah dapat gading bertuah
Tanduk tidak berguna lagi
Begitulah juga nasibnya si tikar tua
Setelah penat menabur bakti
Hanya anai-anai menjadi teman

Namun,
Hanya satu yang aku percaya
Malam tidak akan selalu gelap
Mendung tidak akan selalu kelabu

Hilangnya malam, maka munculnya siang
Beraraknya mendung nan kelabu
Mentari muncul kembali menyinari dunia
Menerusi lubang-lubang kecil itu
Si tikar tua pasti menemui sinar bahagianya…



Oleh: aeman_yosi

Cerita Tentang Cinta  

Posted by minz_tondekan in

Cinta itu ku ibaratkan mutiara emas
Biarpun bumi serta isinya engkau gadaikan
Nilai “mutiara emas” takkan bisa engkau miliki
Terjatuhnya engkau dalam jerat cinta
Tiada lautan api tidak bisa direnangi
Tiada gunung tidak bisa di daki
Tiada jurang tidak bisa direntangi
Tiada jarak tidak bisa di lalui
Semuanya gara-gara cinta

Terperangkapnya engkau dalam cengkaman cinta
Hidupmu ibarat di dalam syurga
Menikmati cinta yang tak mampu diucapkan
Umpama dunia milik engkau seorang

Pabila lerainya ikatan cinta
Tiada kesakitan yang bisa menandingi
Tiada kecewa yang bisa di gambarkan
Diri yang dulunya gagah laksamana Bentan
Kini menjadi hulubalang pengecut
Diri yang dulunya segak bergaya
Kini umpama pengemis peminta sedekah
Semuanya gara-gara cinta

Cinta itu adalah anugerah
Anugerah dari Tuhan yang Maha Esa
Terimalah cinta dengan hati terbuka
Ikhlaskanlah dirimu mengenal asmara cinta
Jujurkanlah dirimu dalam melayari bahtera
Biarkanlah dirimu disinari cahaya “mutiara cinta”


By : Gerhana Bulan

SAKITNYA CINTA..!!!  

Posted by minz_tondekan in

Kamu jahat…!!! Kamu kejam..!!!
Kamu tidak pernah ikhlas menerima diriku
Tapi.. bagaimana cara bisa aku melupakan dirimu
Kerna setiap malam lenaku dihantui bayang hitam mu
Bagaimana bisa aku membencimu
Kerna setiap malam tidurku ditemani suara manjamu
Dan.. bagaimana bisa aku memarahi mu
Kerna setiap malam tubuhku diselimuti hangat cintamu

SAYANG…aku sangat merindui dirimu
SWEETHEART…aku juga masih tetap menyintai dirimu
Oh kalbuku…terdayakah aku mencari penawar untuk mu
Setelah dirimu di tikam belati perpisahan
Oh cintaku…bisakah aku mencari teman untuk mu
Setelah diri mu telah ku semat cinta lamaku..?????

KEKASIH KU…walau seribu cara yang ku lakukan
Walau aku hidup seribu kali sekalipun
Engkau tidak pernah menerima diri ini lagi
Bahkan engkau tidak akan pernah mencintai ku lagi

Namun, apa yang bisa aku janjikan
Hati ini.. jiwa ini.. dan diri ini
Masih tetap ada kamu…
Masih tetap menyayangi mu…
Malah, masih tetap menyintai diri mu

“Luv u and miss u… my sweetheart”

(by : Gerhana Bulan)

Dilema Cinta dan Kasih  

Posted by minz_tondekan in

DIRIKU…cekalkanlah hatimu
Semua ini sudah menjadi suratan takdirmu
Suratan takdir hidup kesepian
Kekasih datang dan pergi
Menanamkan kesedihan dalam diri
Aku tak tahu cara untuk mengubati
Bisa kepiluan dalam diri

DIRIKU…janganlah mengharapkan
Kekasih yang pergi datang kembali
Dia mungkin sudah punya teman hati
Dan engkau dilupakan kini
Berginilah nasib diri

KASIHKU…jangan pula kau harapkan
Kasih yang telah dimiliki
Engkau tak mungkin milikinya jua
Walau seribu tahun engkau menanti
Pasti penantianmu sampai ke mati

CINTAKU…adakah hatimu mempunyai teman???
Atau engkau akan tetap keseorangan
Hingga ajalmu datang bertandang
Dan engkau mati dalam kerinduan
Dan engkau mati dalam pengharapan
Dan engkau mati dalam tangisan
Dan engkau jua mati dalam kesunyian

Mengapa Tuhan ciptakan berpasangan
Sedangkan cintaku sepi tanpa teman
Sedangkan kasihku terkurung dalam gelap kesepian

Tuhanku tidakkah engkau kasihan
Kasihan akan nasib cintaku
Kasihan akan dilema kasihku
Dimana patutnya ku campakkan
Kasih sayang yang terjerut dalam kalbuku???


By: {GERHANA BULAN}