***Puisi Sang Suami***
Isteriku,
Jika engkau bumi, akulah matahari.
Aku akan menyinari mu kerana engkau mengharapkan sinaran dari ku.
Ingatlah bahtera yg kita kayuh, begitu penuh riak gelombang.
Aku pasti akan tetap menyinari bumi, hingga kadang-kadang bumi terasa akan silauan ku.
Lantas aku ingat satu hal bahawa Tuhan mencipta bukan hanya bumi, malah ada planet lain yang juga mengharapkan sinaranku.
Lalu.. Relakanlah aku menyinari planet lain, menyampaikan faedah adanya aku, kerana sudah takdir Illahi sinaranku diperlukan di planet lain…
***Balasan Puisi Sang Istri***
Suamiku, andai kau memang mentari, sang surya yang
memberi cahaya, Aku relakan engkau berikan sinaranmu kepada segala planet yang telah TUHAN ciptakan Kerana mereka juga seperti aku perlukan cahaya mu
Dan akupun juga tidak akan merasa kekurangan dengan sinaran mu…
AKAN TETAPIIIIIIII.. Bila kau hanya sejengkal lilin yang berkekuatan 5 watt sahaja, Jangan lah bermimpi untuk menyinari planet lain!!!
Kerana bilik tidur kita yang kecil pun belum sanggup kau terangi.
Lihatlah diri mu pada cermin kaca di sudut kamar kita,
di tengah remang-remang pancaran cahaya mu yang telah aku mengerti…
Cuba lihat siapa dirimu… MATAHARI atau lilin ?
please lah…!!!
Categories
About Me
Archives
-
▼
2008
(60)
-
►
September
(16)
- PAK PANDIR KE KEBUN
- KONFLIK SUAMI DAN ISTERI
- Kekayaan karya mesti dipertingkat
- Makna politik bagi seorang kanak-kanak
- Meniru punya pasal..
- Jenaka Pendek (Kisah 11)
- Wajah misteri
- Jenaka Pendek (Kisah 10)
- Sejarah silamku
- Jenaka Pendek (Kisah 9)
- Persahabatan yang agung
- Jenaka Pendek (Kisah 8)
- Aku….si pencari
- S. Othman dan sastera Islam
- Jenaka Pendek (Kisah 7)
- Penulis muda perlu berusaha asah bakat
-
►
August
(40)
- Jangan biarkan penyelidikan sastera terpinggir
- Jenaka Pendek (Kisah 6)
- Gara- gara cinta
- Cerdiknya Pak Pandir!
- Sedarkah engkau wahai mahasiswa
- Jenaka Pendek (Kisah 5)
- Kuda raja
- Jenaka Pendek (Kisah 4)
- Pemilik Pisau Lipat
- RTM Harus Angkat Karya Sastera
- Cinta Si Buta
- Mendedahkan Didaktisme Dalam Puisi
- Pemotong Kayu Yang Jujur
- Pengarang Malaysia Perlu Berjiwa Besar
- PENJAJAH BANGSAT...!!!
- Jenaka Pendek (Kisah 3)
- Usaha Memartabatkan Seni Sastera Harus Berterusan
- BEBASKAH ENGKAU..???
- TAK MAHU MENANTU!!!
- Sastera Bawa Budaya
- INSAN SOLEH
- Jenaka Pendek (Kisah 2)
- AKU... DITINGGALKAN KEKASIH PUJAAN
- Tok Batin dan Polis Trafik
- Blogger, Penulis-penulis Yang Gagal?
- Sekeping Kertas Putih
- Jenaka Pendek (Kisah 1)
- Sekeping Tikar Tua
- Kisah Pak Pandir Moden
- SAUDAGAR BESAR DARI SUNGAI SUSU
- Sepi Seorang Insan
- Mutiara di Kaki Bukit
- Cerita Tentang Cinta
-
►
September
(16)
